Madrasah
Bootcamp SUGT MAN ICG Perkuat Kreativitas, Grit, Disiplin, dan Kemandirian Peserta Didik
08 Oktober 2026
Humas Madrasah
134 Kali Dilihat

AI Voice PlayerBootcamp SUGT MAN ICG Perkuat Kreativitas, Grit, Disiplin, dan Kemandirian Peserta Didik
MAN Insan Cendekia Gorontalo (icg.ch.id) — Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) terus diarahkan untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kreativitas, daya juang, disiplin, dan kemandirian. Penguatan tersebut diwujudkan melalui Bootcamp SUGT bagi peserta didik MAN Insan Cendekia Gorontalo (MAN ICG).
Kegiatan yang dilaksanakan bersama IPB University melalui Lembaga Kajian dan Pengembangan Ekonomi (LKPE) ini menghadirkan sejumlah sesi pembelajaran yang dirancang untuk mengembangkan potensi dan karakter peserta didik. Rangkaian kegiatan mencakup Course 3: Unggul, Kreatif & Inovatif, serta Course 4: Gigih, Ulet dan Course 5: Disiplin & Mandiri.
Kepala MAN Insan Cendekia Gorontalo secara resmi membuka kegiatan sekaligus memberikan sambutan kepada seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah menekankan pentingnya memanfaatkan program SUGT sebagai ruang untuk mengembangkan potensi diri secara optimal. Peserta didik didorong untuk tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan pendidikan tinggi maupun kehidupan di masa depan.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, bertanya, berdiskusi, dan mengembangkan potensi diri. Keunggulan tidak hanya dibangun melalui pengetahuan, tetapi juga melalui karakter, ketekunan, disiplin, dan kemauan untuk terus berkembang,” pesan Kepala Madrasah.
Sesi pertama menghadirkan Salahudin Al Ayyubi, Dosen Ilmu Ekonomi Syariah IPB University, yang membawakan Course 3: Unggul, Kreatif & Inovatif dengan tema “Unlock Your Potential: From Creativity to Innovation and Excellence.”
Melalui sesi tersebut, peserta didik diajak mengenali potensi yang dimiliki serta mengembangkan kreativitas menjadi gagasan yang inovatif dan bernilai. Materi dikemas secara interaktif dengan mendorong peserta untuk berpikir terbuka, mengeksplorasi ide, dan melihat berbagai peluang di tengah perubahan yang berlangsung cepat.
Sesi pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab dan refleksi. Peserta diberikan ruang untuk menyampaikan pertanyaan serta mengaitkan materi dengan pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi sebagai pelajar.
Pada sesi berikutnya, peserta mengikuti Course 4: Gigih, Ulet dan Course 5: Disiplin & Mandiri dengan tema “Grit to Greatness: Master Yourself, Embrace Challenges, Keep Growing.”
Materi disampaikan oleh Akhmad Arifin Hadi, Direktur Kemahasiswaan IPB University.
Sesi ini menitikberatkan pada penguatan karakter peserta didik melalui nilai grit, yaitu kegigihan dan ketekunan untuk tetap berupaya mencapai tujuan meskipun menghadapi tantangan. Peserta juga mendapatkan penguatan mengenai pentingnya kemampuan mengelola diri, membangun disiplin, bertanggung jawab terhadap pilihan, serta memiliki kemauan untuk terus belajar dan berkembang.
Interaksi antara narasumber dan peserta berlangsung dinamis melalui diskusi dan sesi tanya jawab. Peserta didik tidak hanya diarahkan untuk memahami konsep, tetapi juga merefleksikan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah seluruh rangkaian pembelajaran, kegiatan ditutup oleh Naufal Mahfudz, Kepala Lembaga LKPE IPB University.
Dalam penutupannya, Naufal Mahfudz menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta didik selama mengikuti seluruh rangkaian bootcamp. Ia berharap pembelajaran yang diperoleh tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diimplementasikan dalam proses belajar, pengembangan diri, maupun dalam mempersiapkan langkah menuju pendidikan tinggi.










