Beranda/Berita/SUGT 2026 Regional Makassar Perkuat Kemampuan Sekolah dalam Mengembangkan Kemitraan Strategis
Madrasah

SUGT 2026 Regional Makassar Perkuat Kemampuan Sekolah dalam Mengembangkan Kemitraan Strategis

20 Oktober 2026
Humas Madrasah
27 Kali Dilihat
SUGT 2026 Regional Makassar Perkuat Kemampuan Sekolah dalam Mengembangkan Kemitraan Strategis
AI Voice PlayerSUGT 2026 Regional Makassar Perkuat Kemampuan Sekolah dalam Mengembangkan Kemitraan Strategis

MAN Insan Cendekia Gorontalo (icg.sch.id) - Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus mendorong penguatan kapasitas sekolah dalam membangun kemitraan strategis melalui kegiatan Pelatihan 2 – Pengembangan Kerja Sama/Kemitraan Strategis SUGT 2026 Regional Makassar. Kegiatan ini berlangsung pada 18–20 Oktober 2026 di Hotel Claro Makassar.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program pengembangan Sekolah Unggul Garuda Transformasi yang dilaksanakan melalui kemitraan dengan LKPE IPB University. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas sekolah dalam merancang, mengembangkan, serta mengelola kerja sama strategis dengan berbagai mitra, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sebanyak enam sekolah peserta SUGT mengikuti kegiatan ini, yaitu MAN Insan Cendekia Gorontalo, SMA Averos, SMA Negeri 5 Parepare, SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan Minahasa, Golden Gate Makassar, dan SMA Siwalima Ambon.

MAN Insan Cendekia Gorontalo berpartisipasi dengan mengutus dua wakil manajemen sekolah, yaitu Kepala MAN Insan Cendekia Gorontalo dan Wakil Kepala Madrasah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas). Keikutsertaan unsur pimpinan dan bidang kehumasan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas kelembagaan, khususnya dalam membangun jejaring dan mengembangkan peluang kolaborasi strategis.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi yang berfokus pada pengembangan proposal kemitraan, aspek hukum dan administrasi kerja sama, serta praktik penyusunan dokumen kerja sama. Materi tersebut meliputi Partnership Proposal Refinement, Legal & Administrative Essentials of MoU, dan Self Drafting Clinic.

Melalui sesi Partnership Proposal Refinement, peserta dibekali pemahaman tentang penyusunan proposal kemitraan yang terstruktur, strategis, dan meyakinkan calon mitra. Materi Legal & Administrative Essentials of MoU memberikan penguatan mengenai aspek hukum dan administrasi dalam penyusunan Nota Kesepahaman (MoU), termasuk kejelasan ruang lingkup, hak dan kewajiban para pihak, serta landasan pelaksanaan kerja sama.

Selanjutnya, melalui sesi Self Drafting Clinic, peserta memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung penyusunan dan penyempurnaan draf dokumen kerja sama dengan pendampingan dan masukan dari fasilitator.

Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap sekolah peserta SUGT mampu membangun kemitraan yang tidak hanya tertuang dalam dokumen formal, tetapi juga diwujudkan dalam program kolaborasi yang produktif, berkelanjutan, dan berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan.

Kemitraan strategis bukan sekadar penandatanganan dokumen, melainkan langkah nyata membangun kolaborasi untuk menghadirkan pendidikan unggul dan berdaya saing global.

Rekomendasi Terkait

Berita Lainnya